Penjelasan:
Akun Twitter dengan nama pengguna ‘MostWowFacts’ mengunggah sebuah narasi yang menyatakan bahwa sebuah restoran yang terletak di sebuah hotel di Nigeria baru saja ditutup oleh pihak berwajib setelah diketahui bahwa restoran tersebut selama ini menyajikan makanan yang terbuat dari daging manusia. Dalam narasi tersebut, juga disebutkan tentang penemuan beberapa kepala manusia yang dibungkus dengan kain di hotel tersebut.
Berdasarkan hasil penelusuran, kejadian tersebut bukan merupakan peristiwa yang terjadi baru-baru ini, melainkan peristiwa yang terjadi pada 1 Agustus 2013 di Hotel Upper Class, Onitsha, Nigeria. Meskipun narasi bahwa ditemukan beberapa kepala manusia di hotel oleh pihak berwajib dan beberapa pekerja restoran ditangkap adalah benar, tidak ada bukti yang kuat bahwa para pekerja tersebut membunuh tamu hotel dan menggunakan daging korban sebagai bahan makanan yang disajikan.
Melansir dari media asal Nigeria, Vanguard, pemilik Hotel Upper Class, Bonaventure Mokwe menjelaskan bahwa kepala manusia yang ditemukan di dalam hotel diduga merupakan perbuatan dari beberapa warga lokal Onitsha, sebagai dampak dari persaingan bisnis antara Mokwe dan beberapa warga Onitsha. Mokwe dan para karyawannya sendiri pada akhirnya telah dibebaskan dengan jaminan setelah ditahan selama 88 hari.
Sumber:
https://www.vanguardngr.com/2013/12/skulls-onitsha-hotel-room-story-citizen-mokwe/