Penjelasan:
Beredar postingan dari akun Facebook Irwanto Iwan berupa sebuah video seorang wanita yang diklaim mengalami stroke karena mengkonsumsi petai dan jengkol. Postingan tersebut disukai 128 kali, dikomentari 98 kali, dan disebarkan kembali sebanyak 915 kali.
Hoax berulang yang sudah beredar sejak bulan Mei lalu dan sudah dibahas oleh turnbackhoax.id, diketahui wanita tersebut tidak mengalami stroke melainkan gangguan saraf wajah bernama bell’s palsy yang disebabkan oleh kerusakan bagian saraf kranial ketujuh. Berdasarkan artikel dari Kompas.com, dr. Paryono, Sp.S(K) selaku Dokter spesialis saraf RSUP Dr Sarjito Sleman menjelaskan bahwa tidak adanya hubungan antara konsumsi petai dan jengkol dengan stroke, sedangkan petai sendiri dapat meningkatkan asam urat. Beberapa faktor yang meningkatkan risiko stroke dikutip dari Kompas.com adalah:
Melihat dari penjelasan tersebut, klaim bahwa mengonsumsi petai dan jengkol dapat menyebabkan penyakit stroke adalah tidak benar sehingga termasuk dalam kategori Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.
Sumber:
https://www.alodokter.com/bells-palsy
https://www.kompas.com/tren/read/2021/10/28/170200265/-hoaks-jengkol-dan-petai-sebabkan-stroke