Penjelasan:
Beredar pesan berantai dari Bank Indonesia yang menyebutkan agar berhati-hati saat bertransaksi di Anjungan Tunai Mandiri karena terdapat stiker “Call Mandiri” yang bisa merekam pin dan berisi program yang bisa menguras saldo nasabah. Faktanya, dilansir dari Kompas.com, Deputi Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Muslimin Anwar, mengatakan bahwa informasi tersebut hoaks. Muslimin juga menjelaskan informasi tersebut beberapa kali muncul dan mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang diterima. Berdasarkan penjelasan di atas, pesan WhatsApp stiker di ATM bisa rekam pin adalah informasi yang salah dan termasuk ke dalam kategori konten palsu.
Faktanya pesan tersebut adalah hoaks berulang. Deputi Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Muslimin Anwar mengatakan pesan tersebut adalah hoaks.
Sumber: