Penjelasan:
Beredar informasi dari akun Telegram @rezident_ua bahwa kejahatan di Ukraina meningkat 270% jika dibandingkan dengan 2021 lalu. Akun Telegram tersebut menklaim bahwa kejahatan di Ukraina, terutama perampokan dan pembunuhan meningkat karena kurangnya personel dan terlalu banyaknya distribusi senjata untuk masyarakat Ukraina.
Faktanya berdasar data yang diunggah melalui laman resmi Kementerian Dalam Negeri Ukraina memperlihatkan bahwa tingkat kejahatan di Ukraina justru menurun pada dua bulan pertama perang Ukraina – Rusia.
Selain itu, berdasarkan data yang diunggah oleh Departemen Investigasi Kejahatan Kementerian Dalam Negeri Ukraina, tingkat kejahatan di Ukraina menurun sebanyak 25% jika dibandingkan dengan tahun lalu, begitu pula dengan jumlah pembunuhan dan perampokan.
Hasil periksa fakta serupa juga telah dibahas oleh situs stopfake.org dengan judul “Fake: the distribution of weapons to the population leads to a 270% increase in crime”.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh akun Telegram @rezident_ua merupakan konten yang menyesatkan.
Sumber: