Penjelasan:
Beredar video di Morowali Utara, Sulawesi tengah terkait tragedi antara warga Cina dengan warga Tator (Tana Toraja) setempat sedang melakukan aksi saling bunuh. Didalam video tersebut juga diperlihatkan suasana yang mencekam dengan api yang membakar beberapa kendaraan dan seseorang yang sedang terluka parah sedang digotong untuk ditolong.
Setelah ditelusuri, ternyata video yang tersebar tersebut bukanlah tragedi saling bunuh, melainkan sebuah bentrokan atara karyawan Warga negara asing (WNA) dengan Warga negara Indonesia (WNI) di PT GNI Morowali Utara. Melansir dari detik.com, penyebab bentrokan dipicu aksi Sweeping yang dilakukan serikat pekerja yang mogok kerja terhadap pekerja yang tetap bekerja. Bentrokan tersebut diwarnai aksi pembakaran asset perusahaan seperti kendaraan alat berat. Sejauh ini dilaporkan ada dua orang korban tewas. Dari bentrokan tersebut Polisi menangkap sedikitnya 69 orang setelah terjadi bentrokan terjadi. Mereka diduga menjadi provokasi dan terlibat perusakan di dalam area perusahaan.
Polda Sulteng kini telah menerjunkan personel gabungan untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan. Perkembangan terakhir kondisi sudah mulai kondusif, aparat keamanan sudah mulai ditambahkan di wilayah perusahaan, negosiasi dengan dengan pekerja yang melakukan aksi mogok kerja juga masih dilakukan.
Sumber: