Blitar Kota - Alasan Warga Kota Blitar dinilai cerdas karena selama tahun 2019 tidak ada laporan yang masuk ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Kota Blitar, baik lisan maupun tulisan yang mempermasalahkan produk yang mereka beli.
Dadik Setyo Wahyudi, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Kota Blitar, saat ditemui di kantornya, Selasa, (25/02/2020) siang mengatakan, dari analisa YLKI, saat ini kondisi barang yang dijual di supermarket, minimarket, swalayan dan toko di Kota Blitar sudah memenuhi ketentuan, karena seringnya TKP2MO menggelar razia makanan dan minuman. Selain itu, warga belum ada yang melapor diduga karena sejak awal mereka sudah paham bagaimana cara belanja yang baik dan benar. Hasil dari sosialisasi yang digelar Pemkot Blitar melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian, sehingga tingkat kepuasan konsumen meningkat.
Meski jarang ada laporan masuk, pihaknya terus menghimbau warga, agar selalu teliti saat berbelanja. Terutama selalu cek tanggal produksi dan tanggal kadaluarsa, cek label, cek kemasan dan cek pembungkus. Agar tidak tertipu belanja barang rusak dan kadaluarsa, yang berpotensi mengganggu kesehatan dan menimbulkan kerugian.
“Belum ada laporan, saya pikir warga sudah pandai kok sekarang tentang memilih barang saat belanja. ” Jelas Dadik.
YLKI Kota Blitar juga mengundang warga yang merasa tertipu saat berbelanja untuk melaporkan langsung melalui media sosial YLKI Kota Blitar seperti facebook. (Yud)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023