Blitar Kota - Pemerintah Kota Blitar terus melakukan upaya pencegahan dan kewaspadaan virus Covid-19 atau Corona. Setelah melakukaan rapat koordinasi dengan faskes Blitar raya beberapa waktu lalu, Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Kesehatan kembali memberikan bimbingan teknis untuk tenaga surveilans yang ada di rumah sakit dan puskesmas se-Kota Blitar. Acara ini berlangsung di salah satu rumah makan Jl. Cakraningrat, Kota Blitar Rabu (11/03/2020).
Didik Jumianto, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Blitar mengatakan bimbingan teknis ini sebagai upaya penekanan tugas surveilans dalam menangani pasien corona . Didik menyebut tenaga surveilans memiliki peran peting dalam menemukan dan menangani pasien corona di tengah masyarakat .Mereka harus paham tahapannya sehingga penanganan yang dilakukan tidak menyalahi prosedur
“Jika ada laporan pasien dengan gejala mirip corona, maka surveilans harus segera terjun ke tempat tinggal pasien untuk menganalisa gejala. Analisa diperlukan untuk menentukkan apakah pasien dalam kategori pemantauan atau pengawasan. Jika pesien tersebut dalam pemantauan, ya harus kita lihat perkembangan di tempat tinggalnya seperti apa,” jelas Didik.
Didik menyebut, sampai saat ini terdapat 6 pasien dalam pamantauan di Kota Blitar. Didik tidak bisa menjelaskan detail identitas pasien namun dua diantaranya berasal dari Kecamatan Kepanjenkidul dan Sananwetan. Mereka diketahui sempat melakukan perjalanan dari negara terjangkit virus corona, misalnya Wuhan dan Malaisya. Satu pasien yang baru saja pulang dari Wuhan dipastikan bebas corona karena sudah mengikuti masa karantina di Natuna. Begitu juga dengan lima pasien lainnya, setelah melalui tahap pemeriksaan dipastikan bebas dari virus corona.
“Yang dari Wuhan itu sudah mendapat surat pernyataan dari Kemenkes bebas corona. Sisanya masih kita lakukan pemantauan selama dua minggu, tapi pemeriksaan awal mereka tidak menunjukkan gejala yang mengarah ke corona,” kata Didik.
Didik menghimbau, masyarakat tidak panik berlebihan dengan menimbun masker dan rempah-rempah. Menurut Didik, antisipasi yang paling tepat adalah dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023