Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar melalui Badan Layanan Pengadaan (BLP) melakukan monitoring evaluasi pelaksanaan APBD Triwulan I Tahun 2022. Agenda tersebut dibuka Walikota Blitar Balai Kota Kusumowicitro, Kamis (19/05/2022).
Walikota Blitar, Santoso menyebutkan bahwa monitoring ini rutin dilakukan untuk mencapai tertibnya administrasi dan kesesuaian pengadaan barang. Selain itu juga untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan APBD 2022 oleh masing-masing OPD. Menurut Santoso pada triwulan I, bulan Januari-Maret 2022 realisasi APBD melebihi target 15%. Sedangkan hingga Mei 2022 realisasi total masih mencapai 31%.
Pihaknya mendorong OPD untuk segera melaksanakan program kerja sehingga serapan anggaran bisa berjalan. Tim Percepatan Realisasi Anggaran (Tepra) Kota Blitar juga diminta turun tangan, untuk mencarikan solusi jika ada permasalahan yang dialami OPD. Santoso menargetkan hingga Juni atau semester I tahun 2022, realisasi anggaran mencapai 50% dari total APBD Rp. 1,026 trilliun.
"Saya minta kepada Inspektorat, Sekda, Bappeda, BPKAD untuk mengevaluasi dimana kendalanya. Sedangkan Tepra nanti yang akan mengurai apa permasalahannya dan sekaligus dicarikan solusinya," ujar Walikota Blitar.
Sesuai data dari BLP, APBD 2022 terbagi menjadi 3 pagu. Masing-masing pagu belanja operasional sebesar Rp. 888,3 miliar, belanja modal Rp. 126,9 miliar, dan belanja tidak terduga Rp. 11 miliar. (Sur)
Berita Populer
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023