Blitar Kota- Pemerintah Kota Blitar menaruh perhatian atas peristiwa robohnya tembok Balai Beni Ikan (BBI) Jl. Akasia-Kelurahan Rembang, 19 Juni 2021. Pemerintah Kota juga berencana memberikan santunan bagi keluarga korban meninggal dunia, akibat peristiwa tersebut.
Santoso-Wali Kota Blitar, dikonfirmasi Selasa 22 Juni 2021 mengatakan tembok BBI yang roboh memang sudah lama, namun selama ini terbilang cukup aman dan bagus. Pihaknya menyebut, robohnya tembok BBI tidak ada unsur kesengajaan atau human error, namun murni musibah. Pihaknya juga akan mengevaluasi konstruksi bangunan di BBI, untuk memastikan kondisi dan mencegah terjadinya peristiwa yang sama.
“Kita akan lihat kondisi bangunan yang masih ada. Kemarin yang roboh kurang lebih 50 meter dengan ketinggian 3 meter” jelas Santoso.
Santoso menegaskan, Pemerintah Kota melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Camat-Lurah sudah berkunjung dan berkomunikasi dengan keluarga korban. Pihaknya menegaskan Pemerintah Kota segera memberikan santunan bagi keluarga korban.
“Akan kita berikan santunan secepatnya. Pemerintah Kota memiliki anggaran untuk kebencanaan dan hal darurat seperti ini” imbuh Santoso.
Sementara itu Sobat, korban meninggal yang tertimpa tembok BBI itu merupakan warga Jl. Kelapa Gading-Kelurahan Rembang. Korban yang masih berusia 10 tahun, saat kejadian diketahui sedang bermain hujan-hujanan bersama temannya. (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023