Blitar Kota - Tim gugus tugas percepatan penangan Covid-19 Kota Blitar melakukan tracing terhadap beberapa warga yang diketahui mengikuti Pelantikan Pengawas dan Kepala Sekolah SMA/SMK, di Surabaya, Rabu (20/05/2020) . Langkah ini diambil, setelah ada salah satu peserta pelantikan yang meninggal dunia usai pulang dari kegiatan tersebut. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, kemudian memberikan instruksi, agar seluruh peserta mengikuti rapid test.
Mohammad Muchlis, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Blitar mengatakan, setelah melakukan tracing terdapat tujuh warga Kota Blitar yang mengikuti pelantikan di gedung BKD Jawa Timur. Dengan rincian lima warga Kecamatan Sananwetan dan dua warga Kecamatan Sukorejo. Seluruhnya dalam kondisi sehat dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG). Muchlis menyebut, secara keseluruhan hasil rapid test menunjukan no-reaktif. Namun demikian, pihaknya tetap meminta tujuh warga ini melakukan isolasi mandiri selama 14 hari, dengan mematuhi protocol kesehatan pencegahan Covid-19.
“Terdapat tujuh warga Kota Blitar yang mengikuti pelantikan di gedung BKD Jawa Timur. Dengan rincian lima warga Kecamatan Sananwetan dan dua warga Kecamatan Sukorejo,” jelas Muchlis, saat dikonfirmasi Rabu, (03/06/2020)
Muchlis menyebut, hasil rapid test pertama ini tidak bisa dijadikan acuan bahwa yang bersangkutan tidak terpapar Corona. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, akan kembali melakukan rapid test ke dua 10 hari ke depan. (fan)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023