Blitar Kota - Pemerintah Kota Blitar telah menyelesaikan pembangunan ketiga taman kota di lahan bekas kantor kelurahan, yaitu kelurahan Bando, Rembang dan Pakunden. Sesuai dengan konsep awal, Tiga taman kota ini dijadikan sebagai taman pasif. Peruntukannya bukan untuk dikunjungi atau dijadikan tempat bermain. Demikian disampaikan Rahmawati Anifah, Kabid Konservasi Komunikasi Lingkungan DLH Kota Blitar, saat dikonfirmasi Rabu (23/06/2020).
Rahmawati mengatakan sejak awal dinas mengkonsep ketiga teman ini menjadi taman pasif, yaitu menambah ruang terbuka hijau dan mempercantik kota. Menurutnya, ketiga taman ini sangat beresiko terhadap keselamatan pengunjung jika dijadikan taman aktif. Lokasinya berada di pinggir jalan dekat simpang traffic light. Sarana parkir kendaraan pengunjung belum ada, begitupun trotoar di pinggir taman juga belum dibangun. Oleh karena itu dinas setempat tidak menyediakan sarana prasarana, seperti tempat duduk atau tempat bermain.
“Untuk pembangunan trotoar sudah kami koordinasikan dengan dinas terkait, mungkin nanti akan dibangun trotoar disekitar taman. Untuk kapannya kami belum tahu,” kata Rahmawati.
Rahmawati menegaskan, tahun ini pihaknya berencana menambah jenis tanaman di tiga taman itu. Namun, karena ada realokasi dan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, rencana penambahan tanaman itu ditunda.
“Rencananya tahun ini penambahan jenis tanaman hias, tapi sementara kita tunda dulu, karena anggaran kita terkena refocusing untuk penganan Covid-19,” jelas Rahmawati.
Rahmawati menambahkan, selain batal menambah jenis tanaman hias, akibat refocusing anggaran Covid-19, sejumlah revitalisasi taman di Kota Blitar juga harus di tunda tahun depan. Di antaranya rencana penambahan wahana permainan anak di Alun-alun. (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023