Blitar Kota - Angka Orang Dengan Resiko (ODR) Covid-19 Kota Blitar terus mengalami peningkatan. Hingga Selasa, 28 April 2020, angka kumulatif ODR mencapai 1.462 orang.
Didik Jumianto, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kota Blitar mengatakan, ada tambahan 95 ODR baru pada Senin (27/04/2020). Mereka merupakan warga yang baru pulang dari daerah berstatus zona merah. Apalagi saat ini, hampir seluruh wilayah di Jawa Timur berstatus zona merah, sehingga jika ada warga yang datang dari luar daerah, secara otomatis akan diberikan status ODR.
“Terdapat 5 kelurahan dengan angka ODR diatas 100 orang, yaitu Sukorejo, Tanjungsari, Pakunden, Sananwetan, dan Gedog,” tegas Didik.
Didik juga menyebut angka kumulatif Orang Tanpa Gejala (OTG) mencapai 30 orang. Dengan rincian, 26 orang sudah selesai dipantau, dan 4 sisanya masih menjalani proses pemantauan oleh tenaga medis. Sedangkan untuk jumlah kumulatif Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 185 orang.
“Rincian ODP, 157 orang selesai dipantau, 27 orang masih proses dipantau, dan satu orang meninggal,” imbuh Didik.
Sementara itu, untuk Pasien Dengan Pengawasan (PDP) sampai saat ini ada 3 orang. 2 orang dinyatakan sembuh, dan 1 orang masih menjalani perawatan di RSUD Mardi Waluyo. Satu pasien PDP ini asal Kelurahan Rembang, memiliki riwayat perjalanan ke Lumajang pada 17 April 2020. Dinas Kesehatan sudah melakukan swab, dan tengah menunggu hasil dari Surabaya. Didik menambahkan, sampai saat ini kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Blitar tetap satu, dan sudah dinyatakan sembuh. (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023