Blitar Kota - Rabu, 16 Juni 2021 Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Blitar memastikan tahun ini Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementrian Pariwisata Ekonomi Kreativ (Parekraf) tidak turun. Sebab, DAK tersebut dialokasi untuk 100 daerah yang menjadi prioritas pengembangan wisata nasional.
Tri Iman Prasetyono, Kepala Disparbud Kota Blitar, dikonfirmasi 16 Juni 2021 mengatakan hampir setiap tahun dinasnya menerima DAK. Misalnya, ditahun 2019 DAK yang diterima Pemerintah Kota sekitar Rp. 3 Milliar. Sedangkan tahun 2020 turun menjadi Rp. 1,5 Milliar, saat pandemic Covid-19 mulai mewabah di Indonesia.
Tri Iman menjelaskan DAK dari Kementrian ini biasanya dimanfaatkan untuk pengembangan wisata secara fisik atau non fisik. Pengambangan fisik diwujudkan melalui perbaikan sarana prasarana di beberapa tempat wisata. Sedangkan pengembangan non fisik, diwujudkan dalam bentuk pelatihan.
“Tahun lalu, kita menyelenggarakan pelatihan untuk pengelola homestay dan kampong kreatif agar bangkit dari pandemic Covid-19” jelas Tri Iman.
Tri Iman menambahkan DAK yang tidak turun tahun ini berdampak terhadap nihilnya pengembangan fisik di Kota Blitar. Menurutnya, pengembangan yang saat ini dilakukan hanya bersifat pemeliharaan. Seperti di Makam Bung Karno yang akan dilakukan pembenahan anjungan dan cat ulang beberapa sarana. Sedangkan untuk pelatihan, sifatnya rutin yang telah terjadwal dimasing-masing bidang. (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023