BERITA

RSUD Mardi Waluyo Terima 24 Alat Rapid Test Diprioritaskan Untuk ODR

Admin Kota 01 Apr 2020 1x Share
img-berita

Blitar Kota - Alat rapid test yang diterima RSUD Mardi Waluyo dari Pemerintah Pusat beberapa waktu lalu, menjadi salah satu komitmen Pemerintah menemukan masyarakat terindikasi Corona. Demikian disampaikan Ramiadji, Direktur RSUD Mardi Waluyo, saat dikonfirmasi Minggu (29/03/2020)

Ramiadji mengatakan, sebagai rumah sakit rujukan virus Corona wilayah Blitar raya, RSUD Mardi Waluyo menerima sebanyak 20 alat rapid test. Keberadaan alat tersebut sudah bisa dimanfaatkan masyarakat.Namun,  Ramiadji mengatakan penggunaannya diprioritaskan bagi masyarakat yang memiliki resiko tinggi terpapar Corona  misalnya orang yang baru saja berpergian dari daerah terjangkit  atau melakukan kontak dengan pasien positif Corona.

Ramiadji mengatakan rapid test ini merupakan screening awal untuk mengecek antibody seseorang, dengan mengambil sampel darah dari ujung jari   Jika hasilnya positif  orang yang diperiksa pernah terinfeksi virus Corona. Namun bisa saja  orang yang terinfeksi itu mendapatkan hasil rapid test negatif,  karena tubuhnya belum membentuk antibodi terhadap virus Corona. Oleh karenanya  jika hasilnya negative  pemeriksaan rapid test bisa diulang 7–10 hari setelahnya. Ramiadji menegaskan  pemanfaatan alat rapid test untuk masyarakat yang beresiko tertular Corona  tidak dipungut biaya alias gratis   

© Copyright 2023 Pemerintah Kota Blitar. All Rights Reserved