Blitar Kota-Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Kota Blitar terus dioptimalkan untuk masyarakat. Seperti yang dilakukan RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar yang menggunakan DBHCHT untuk menunjuang pelayanan kesehatan.
Herya Putra Dharma-Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang Medis, RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, Jumat 24 September 2021 menjelaskan, DBHCHT untuk RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar tahun ini sekitar Rp 2 milliar. Dana itu digunakan untuk pembelian alat penunjang diagnostik di masa pandemi. Diantaranya pembelian mobile X-ray untuk kasus Covid-19 serta alat foto rontgen permanen.
Menurut Herya, DBHCHT ini sangat membantu rumah sakit. Sebab dua alat yang dibeli melalui DBHCT, menjadi daftar belanja pada masa pandemi tahun ini. Sementara untuk tahun lalu, DBHCHT dimanfaatkan untuk penunjang kasus penyakit dalam seperti jantung, paru dan sebagainya.
“Harapan kami, dengan adanya penambahan alat ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada kami, dalam pelayanan kepada masyarakat.”
Sementara itu, Pemerintah Kota Blitar terus berupaya melaksanakan berbagai program dan kegiatan pemanfaatan DBHCHT. Diantaranya untuk memperbaiki layanan kesehatan, melakukan berbagai pelatihan bagi UMKM, membantu permodalan, memperluas akses lapangan pekerjaan, dan sosialisasi bahaya rokok ilegal. (fik).
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023