Blitar Kota - Sabtu, (26/09/2020), Hingga saat ini rokok masih menjadi salah satu penyebab masalah kesehatan masyarakat. Satu diantaranya, berdasarkan survei mawas diri yang dilakukan Puskesmas Sukorejo kepada warga hal ini telah dikonfirmasi oleh Wisma Yuniar, Kepala UPTD Puskesmas Sukorejo.
Wisma Yuniar mengatakan, hasil survey disampaikan pada saat pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) yang hingga saat ini masih berlangsung. Sebelumnya MMD dilakukan di Kelurahan Blitar dan Kelurahan Turi, prioritas masalah yang ditemukan sama masih banyaknya warga yang merokok didalam rumah. Padahal rokok menandai salah satu penyebab tertinggi infeksi saluran pernafasan dan gangguan kesehatan lainnya. Untuk itu Wisma mengusulkan Membentuk Kampung Bebas Rokok di Kelurahan Blitar maupun Turi. Rencananya Kampung Bebas Rokok berada disatu lingkup RT ataupun RW dengan ketentuan memiliki smoking area, dan penanaman jenis tanaman sansevieria. Sementara warga yang mengadakan acara tidak diperkenankan lagi untuk menyediakan rokok, bahkan asbak harus berada diluar ruangan.
“Kita usulkan Kampung Bebas Rokok, ini bukan berarti melarang merokok, tetapi ada area smoking, terus ada indikator lainnya seperti asbak tidak boleh dalam ruangan, terus setiap ada acara dilarang menyediakan rokok, ini masih tahap perencanaan nanti kita dari puskesmas pasti bantu,” Jelas Wisma Yuniar.
Hingga saat ini Puskesmas Sukorejo masih menjalin koordinasi dengan pihak kelurahan untuk merealisasikan Kampung bebas Rokok ini. (Fix)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023