Kota Blitar - UPTD Puskesmas Kecamatan Sukorejo Kota Blitar serius mengantisipasi stunting di wilayahnya. Mengingat sampai saat ini persentase stunting di Kota Blitar mencapai 5.9% atau 416 balita mengalami stunting.
Kepala Puskesmas Sukorejo Kota Blitar, Wisma Yuniar menjelaskan Puskesmas Sukorejo memiliki gebrakan baru untuk mencegah stunting melalui 'Candu Asmara' atau Cegah Anemia Terpadu Pada Anak Sekolah Dengan Pemberian Tablet Tambah Darah. Puskesmas Sukorejo berkomitmen meminimalisir stunting sejak masa pra nikah. Puskesmas akan mendistribusikan tablet obat tambah darah kepada seluruh siswa putri di sekolah-sekolah.
"Candu Asmara kita lakukan di MAN Kota dan SMAN 3. Ini kita juga minum bareng-bareng bersama stakeholder kemarin sebanyak 50 tablet. Tapi ya kita siapkan untuk program rutinnya di setiap sekolah," jelas Wisma.
Menurut Wisma, Candu Asmara diawali dari MAN Kota Blitar pada 15 Oktober 2022, kemudian pada 17 Oktober 2022 di SMAN 3 Blitar. Nantinya, setiap siswa perempuan akan bersama-sama meminum tablet tambah darah satu minggu sekali. Langkah ini untuk mencegah anemia agar kebutuhan darah dapat terpenuhi, sehingga saat hamil nanti tidak mengganggu tumbuh kembang janin.
"Ini komitmen kami bersama untuk mencegah stunting ya, karena kebutuhan darah ini penting untuk kesiapan remaja putri jika nanti sudah hamil. Tablet ini juga terus harus diminum sebenarnya," terangnya.
Wisma menambahkan dalam Launching Candu Asmara, pihaknya juga menobatkan dua Duta Rematri "Remaja Putri" di tiap sekolah. Mereka bertugas untuk menjadi pelopor serta pengingat berbagai program kesehatan di sekolah. (fik)
Berita Populer
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023