Blitar Kota - Puskesmas Sukorejo mengadakan advokasi dan sosialisasi Kelurahan Bebas Jentik di RW,02 Kelurahan Pakunden Kecamatan Sukorejo Kota Blitar Rabu 15 Juli 2020. Kegiatan ini bagian dari agenda tahunan sebagai pencegahan dan penanggulangan demam berdarah di Kecamatan Sukorejo. Wisma Yuniar-Kepala Puskesmas Kecamatan mengatakan, terdapat dua wilayah Kelurahan Bebas Jentik di Kecamatan Sukorejo, yaitu Kelurahan Pakunden dan Kelurahan Blitar. Wisma menegaskan, meski ditengah wabah Corona, pihaknya menghimbau agar warga Kecamatan Sukorejo tetap menjaga kebersihan dan membasmi sarang nyamuk.
Selain itu, pelaksanaan menguras, menutup dan mengubur (3M+) wajib dilakukan guna mencegah perkembang biakkan nyamuk di lingkungan sekitar. Wisma menambahkan, kedepan output dari Kelurahan Bebas Jentik ini adalah satu keluarga terdapat satu juru pemantau jentik, sehingga pemantauan sarang nyamuk tetap dilakukan setiap hari.
“Hari ini kita mengadakan sosialisasi dan advokasi Kelurahan bebas jentik. Karena memang adanya pandemik ini masyarakat tidak boleh lengah mengenai bahay DBD. Pola hidup bersih dan sehat sama dengan pola pencegahan Covid-19 jadi kami harap kedepannya per keluarga mempunyai juru pemantau jentik seniri.”
Saat disinggung mengenai kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) Wisma mengaku, terjadi penurunan di Kecamatan Sukorejo dibandingkan tahun lalu. Sampai saat ini satu semester di tahun 2020, penderita DBD di Kecamatan Sukorejo sebanyak 27 orang. (fix)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023