Blitar Kota - Setelah dilaunching sejak akhir 2019 lalu, meski belum mengalami peningkatan yang signifikan, namun program Sistem Informasi Sedot Tinja Terintegrasi ( Sidoti ) saat ini mulai diminati masyarakat Kota Blitar.
Denny Eko Prisanto Kepala Bidang Penataan dan Pengendalian Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar saat di Konfirmasi Jumat 25 Februari 2022 menjelaskan, grafik permintaan masyarakat akan layanan Sidoti saat ini ada progres kenaikan. Denny menyebut berdasarkan hasil testimoni, 99,9 % masyarakat yang sudah menggunakan layanan Sidoti ini mengaku Puas dengan layanan ini.
Denny menambahkan, jika pada Periode januari - Februari 2021 ada 14 ritasi sedot tinja, pada Januari - hingga jelang akhir februari 2022 ini ada 27 ritasi, yang pada prosesnya limbah dari masyarakat tersebut langsung di bawa dan di olah di Instalansi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di Kelurahan Blitar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Saat ditanya tarif yang harus dibayar untuk menggunakan layanan ini, Denny menyebut hanya dengan membayar 200 ribu rupiah. Tarif ini menurutnya lebih murah dibandingkan jika menggunakan jasa dari pihak lain.
Denny menambahkan, untuk memaksimalkan program tersebut pihaknya akan terus melakukan sosialisasi ke Masyarakat secara langsung baik melalui pertemuan Kelurahan, Pembuatan Flayer hingga melalui media Sosial dan Media Radio.
“ Di Aplikasi Sidoti itu kjanb juga ada fitur , dimana masyarakat bisa memberikan nilai, dan Alhamdulillaah 99,99 % , mereka merasa Puas terhadap pelayan kita,” ujar Denny.
Denny berharap masyarakat semakin sadar akan kebutuhan menjaga kwalitas kebersihan lingkungan dan Air Tanah, dengan secara rutin maksimal 4 tahun sekali membersihkan saptic tank yang ada di masing masing rumah warga . (Sur)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023