BERITA

Pertahankan Produksi Batik di Masa Pandemi, Pengrajin Batik Kembang Turi Optimalkan Peran Media Sosial

Admin Kota 19 Jun 2021 1x Share
img-berita

Blitar Kota- Pandemi Covid-19 berdampak pada semua sektor usaha, tak terkecuali bagi para pengrajin batik di Kampung Batik Kembang Turi, Kelurahan Turi Kecamatan Sukorejo.

Pariono- Ketua Kelompok Batik Kembang Turi dikonfirmasi Jum'at, 18 Juni 2021 mengatakan selama Pandemi pesanan batik turun drastis. Menurutnya, sebelum Pandemi Covid-19 pengrajin batik mampu mendapatkan 150-200 potong batik pesanan per bulan, kini tinggal 30-50 potong batik per bulan.

Lebih lanjut Pariono menjelaskan, disaat pesanan sepi, Pihaknya mengoptimalkan pemasaran batik secara online melalui media sosial, maupun market place lainya agar tetap bertahan. Selain Produksi batik, Kelompok Batik Kembang Turi juga mengembangkan wisata edukasi batik. Pariono menegaskan, karena saat ini masih dimasa Pandemi wisata edukasi batik di Kembang Turi ditutup sementara.

Pariono menambahkan, Kelompok Batik Kembang Turi memiliki dua produk yaitu, batik tulis dan batik cap. Harga batik tulis kisaran Rp.50.000-Rp.350.000 per potong, sedangkan harga batik cap mulai Rp.150.000-Rp.195.000 per potong.

“Kelompok Batik Kembang Turi memiliki dua produk yaitu, batik tulis dan batik cap. Harga batik tulis kisaran Rp.50.000-Rp.350.000 per potong, sedangkan harga batik cap mulai Rp.150.000-Rp.195.000 per potong” jelas Pariono.

Pariono menyebut, untuk menjadi icon atau ciri khas produk dari batik Kelompok Kembang Turi selalu ada motif kembang turi dan ikan koi. (Fan)

© Copyright 2023 Pemerintah Kota Blitar. All Rights Reserved