BERITA

Peningkatan Kapasitas Dari BPDB Jatim, Wali Kota Blitar Berharap Kaltana Tanjungsari Makin Sigap

Admin Kota 02 Feb 2022 1x Share
img-berita

Blitar Kota - Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar menerima peningkatan Kapasitas Desa-Kelurahan Tangguh Bencana (Kaltana), yang digelar BPBD Provinsi Jawa Timur, 02 Februari 2022. Kegiatan diikuti 25 anggota Kelurahan Tangguh Bencana (Keltana) serta 5 fasilitator di Balai Kelurahan Tanjungsari.

Wali Kota Blitar, Santoso dalam arahannya mengatakan Kelurahan Tanjungsari menjadi satu dari 40 Kaltana di Jawa Timur yang menerima peningkatan kapasitas. Oleh karena itu, pihaknya meminta agar Kaltana Tanjungsari mampu menjadi pelopor Kelurahan yang sigap dalam menghadapi bencana. Seluruh anggota Kaltana perlu melatih diri, sehingga jika terjadi bencana sewaktu-waktu bisa terorganisir dengan baik.

“Dengan hadirnya narasumber dari provinsi, harapannya akan membantu khususnya kelurahan Tanjungsari siap dalam menghadapi bencana yang mungkin saja akan terjadi. Dan juga kepada peserta, ilmu yang sudah pernah diperoleh bisa disegarkan kembali sehingga ini menyangkut kesiapan ketika nanti terjadi bencana agar tidak panik, dan tetap tenang menyelesaikan permasalahan yang akan dihadapi.” jelas Santoso.

Sementara itu Kepala Seksi Penanggulangan Bencana BPBD Jawa Timur Dadang Ikhwandi, usai kegiatan menjelaskan, peningkatan Kapasitas Desa/Kelurahan Tangguh Bencana ini menjadi agenda rutin. Namun pelaksanaannya bertahap, sebab dari 8.501 Desa/Kelurahan di Jawa Timur, 2.742 diantaranya rawan bencana dengan kategori tinggi. Untuk itu, pihaknya akan melakukan peningkatan kapasitas Kaltana selama tujuh hari kedepan. Tujuannya agar masyarakat terlibat dalam mengurangi resiko dan ancaman bencana, hingga menyusun sistem peringatan dini. Termasuk Kota Blitar, yang berdekatan dengan Gunung Kelud harus memiliki mitigasi bencana yang kuat. Sehingga jika sewaktu-waktu Gunung Kelud meletus, maka masyarakat sudah siap dan sigap.

“Dengan fasilitator selama 7 hari akan menyusun indikator-indikator  Desa Kelurahan tangguh bencana, dan harapannya indikator-indikator tersebut bisa terpenuhi sehingga masyarakat menjadi lebih siap dalam menghadapi bencana. Dan kepada seluruh peserta untuk dapat mengikuti ini secara seksama. Sehingga ilmu yang akan diberikan oleh para fasilitator dan narasumber bisa terserap agar kapasitas masyarakat dalam penanggulangan bencananya semakin baik.” ujar Dadang Ikhwandi.

Dalam kesempatan ini, Dadang juga memberikan apresiasi tinggi terhadap Kota Blitar yang telah membentuk Kaltana di 21 Kelurahan. Hal ini sesuai dengan UU No. 24 Tahun 2007 tentang penanggulan bencana. (fix)

© Copyright 2023 Pemerintah Kota Blitar. All Rights Reserved