Blitar Kota - Penurunan kasus Covid-19 yang terjadi di Kota Blitar turut dibarengi dengan minimnya penghuni Gedung Isolasi Terpusat (Isoter) yang berada di Asrama PGSD UM Jl. Ir. Soekarno Kota Blitar. Hingga Senin, 18 Oktober 2021 penghuni yang menjalani isolasi hanya tiga orang.
Dharma Setiawan-Sekretaris Dinas Kesehatan sekaligus Ketua Tim Pengelola Gedung Isoter Kota Blitar dikonfirmasi Senin, 18 Oktober 2021 menjelaskan tiga penghuni ini akan menyelesaikan masa isolasinya 22 Oktober mendatang. Menurut Dharma, kasus Covid-19 yang menurun ini memang diikuti dengan minimnya penghuni yang menjalani isolasi. Sebelumnya, Rumah Isolasi (Rumis) Covid-19 yang terletak di Jl. Dr. Soetomo Kota Blitar juga dikosongkan. Namun, pihaknya tetap menyiapkan sarana dan prasarana jika sewaktu-waktu kembali digunakan.
“Iya kita akan lakukan Maintenance nantinya kalau Isoter uda kosong, karwna saat ini oengjuninya sudah menurun. Sedangkan yang Rumah Isolasi sudah kosong sejak pekan lalu.”
Sementara itu, Rani Tri Widiastuti-Relawan Covid-19 di Gedung Isoter menjelaskan, minimnya penghuni Isoter terjadi dua minggu terakhir. Penghuni yang masuk hanya satu dua orang dan tidak setiap hari. Berbeda dengan awal mula didirikan pada Agustus lalu. Penghuni yang masuk perhari bisa mencapai 15 orang. Sehingga kamar isolasi sempat hampir penuh, dari 130 bed yang disediakan.
“Penghuni mulai landai sejak dua mingguan ya, hanya satu dua tiga dan tidak setiap hari. Kalau yang hampir penuh itu bulan Agustus awal awal lalu. Sisa tiga ini akan pulang yang 1 tanggal 21 yang 2 tanggal 22 Oktober.”
Sementara itu, Pemerintah Kota Blitar menghadirkan Gedung Isolasi Terpusat untuk tempat isolasi pasien konfirmasi Covid-19 tanpa gejala. Hingga berita ini ditulis, ada 370 pasien yang pernah menjalani isolasi di Gedung Isoter. (fik).
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023