Blitar Kota - Kamis, (23/07/2020) Pemerintah Kota Blitar tengah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pasien Covid-19, diantaranya dengan menyiapkan Rumah Sakit Penyangga.
Santoso - Walikota Blitar mengatakan, rumah sakit penyangga Covid-19 ini disiapkan untuk menback-up rumah sakit rujukan, jika sewaktu-waktu ada lonjakan pasien konfirmasi. Rumah sakit penyangga Covid-19 nantinya diperuntukkan bagi pasien konfirmasi dengan keluhan sedang dan ringan. Sedangkan pasien konfirmasi dengan keluhan berat maka akan dirujuk ke rumah sakit utama yaotu RSUD Mardi Waluyo.
“Saya sudah menginstruksikan jajaran Dinas Kesehatan untuk melakukan peninjauan terhadap kesiapan rumah sakit swasta di Kota Blitar,” kata Santoso saat dikonfirmasi, Rabu (22/7/2020).
Dikonfirmasi terpisah, Mohammad Muchlis - Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar sekaligus juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 mengatakan, minggu ini pihaknya tengah menjalin koordinasi dengan direktur rumah sakit swasta. Pihaknya bersama jajaran juga akan meninjau kesiapan rumah sakit swasta, dari sisi sarana prasarana hingga situasi rumah sakit. Muchlis menegaskan, hasil peninjauan nantinya akan diserahkan ke Walikota dan jajaran forkopimda sebagai bahan pertimbangan penentuan rumah sakit penyangga.
“Saat ini masih dalam tahap itu ya. Kita upayakan agar rumah sakit penyangga segera bisa difungsikan” kata Muchlis.
Selain menyiapkan rumah sakit penyangga, Muchlis menegaskan, saat ini pihaknya juga tengah meninjau dan meneliti Rusunawa 511 yang rencananya akan difungsikan sebagai Safe House Covid-19. Yaitu tempat isolasi bagi pasien konfirmasi Covid-19 tanpa gejala. (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023