Blitar Kota - Sosialisasi validasi guru ngaji berlangsung, 8 dan 9 November 2019 di Ruang Sasana Praja, Kantor Walikota Blitar. Merupakan langkah dari Pemerintah Kota Blitar untuk perencanaan anggaran intensif guru ngaji tahun 2020. Mendatangkan Kepala TPQ, Madrasah Diniah dan Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan se-Kota Blitar.
Subandi, Kabag Perekonomian dan Kesra, Setda Kota Blitar mengatakan, validasi dilakukan untuk memastikan data guru ngaji se-Kota Blitar sudah benar. Validasi dilakukan masing-masing kecamatan Kota Blitar, sampai akhir November 2019. Ini menjadi syarat yang harus dilakukan Pemerintah Kota sebelum membentuk SK jasa partisipasi masyarakat tahun anggaran 2020. Subandi menjelaskan, guru ngaji yang sudah terdata sebanyak 1.770 orang. Jumlah ini tidak mengalami perubahan. Namun beberapa yang mengalami perubahan status, mulai dari pindah tugas, meninggal dunia, dan mengundurkan diri.
“Sesuai dengan kuota tidak ada perubahan jumlah. Tapi mungkin nanti ada yang sudah meninggal dunia, pindah tugas, atau mengundurkan. Nah nanti jika ditemukan seperti itu, kewajiban lembaga TPQ atau Madin untuk melakukan perekrutan nantinya,” kata Subandi.
Subandi mengatakan, untuk memenuhi intensif guru ngaji Kota Blitar tahun 2020, pihaknya telah menggarkan dana sebesar 4 miliar rupiah. Masing-masing guru nantinya akan menerima intensif 200 ribu rupiah perbulan.
Sementara itu, sosialisasi validasi yang berlangsung Jumat (08/11/2019) diperuntukan bagi Kecamatan Kepanjenkidul dan Sukorejo. Sementara Sabtu 9 November 2019 untuk Kecamatan Sananwetan. (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023