Kota Blitar - Walikota Blitar menerima kunjungan Kementerian PPN/BAPPENAS bersama Kanwil Hukum dan HAM Jawa Timur, Selasa (24/05/2022). Kunjungan itu untuk mematangkan rencana relokasi Lapas Kelas II B Blitar ke lokasi baru.
Walikota Blitar, Santoso usai kegiatan menjelaskan, Pemerintah Kota Blitar akan menghibahkan tanah bengkok sebagai lahan pembangunan Lapas Blitar yang baru. Sebab saat ini Lapas Blitar sudah melebihi kapasitas. Dari kapasitas 185 orang saat ini terisi 554 orang.
Sebelumnya, Kemenkumham Kanwil Jatim telah melakukan survey ke tiga lokasi tanah bengkok, diantaranya Kelurahan Karangtengah, Kelurahan Sentul dan Kelurahan Klampok. Hasilnya ada dua titik yang menjadi pilihan yang kemudian akan dikaji ulang oleh tim teknis, yaitu Kelurahan Sentul dan Kelurahan Klampok.
Usai koordinasi ini, beliau akan menyusun dan menyelesaikan administrasi hibah. Ditargetkan, tahun 2023 perencanaan hingga anggaran sudah bisa terealisasi, sehingga pembangunan segera dilakukan.
"Dari kunjungan kemarin, hasilnya dua Kelurahan yaitu Sentul dan Klampok yang hari ini dikaji juga. Nanti kalau sudah dipilih kita akan siapkan administrasinya untuk pembangunan Lapas, semoga di tahun 2023 sudah dianggarkan dan bisa turun" jelas Walikota Blitar.
Sementara itu, Deputi Politik Hukum Hankam Bappenas RI, Slamet Soedarsono mengapresiasi niat baik Pemerintah Kota Blitar yang menghibahkan lahan untuk pembangunan lapas. Upaya itu dinilai menjunjung tinggi HAM bagi warga binaan untuk mendapatkan pelayanan yang layak.
Menurutnya jika proses administrasi tuntas, pembangunan akan menggunakan anggaran dari Kemenkumham melalui perencanaan Bappenas dan penganggaran Kementerian Keuangan RI.
"Pemkot Blitar ini kami apresiasi, bahkan kita diberikan tiga opsi untuk lahan pembangunan. Jadi nanti usai hibah ke Kemenkumham akan dibangun di tempat baru, setelah ready penghuni dipindahkan ke tempat baru. Nah lahan disini baru kita usulkan untuk dihibahkan ke Kota Blitar" tegasnya.
Sampai berita ini diturunkan, lokasi pembangunan Lapas Kelas II B Blitar belum ditentukan. Sebab kali ini tim teknis masih akan menguji struktur tanah, kriteria lokasi, sanitasi air dan lainnya. (Fix)
Berita Populer
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023