Blitar Kota - Pemerintah Kota Blitar melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2021 di Ruang Kerja Wali Kota, Jum'at (13/8/202).
Wali Kota Blitar- Santoso mengatakan monev APBD 2021 ini bertujuan untuk menyatukan langkah strategi percepatan realisasi APBD 2021 guna menstimulus pertumbuhan ekonomi di daerah. Melalui monev ini, pihaknya juga akan mengetahui gambaran hasil analisa dan evaluasi realisasi APBD 2021, termasuk informasi beberapa realisasi belanjanya rendah atau dibawah rata-rata.
Sesuai target, harusnya bulan ini realisasi keuangan di Kota Blitar mencapai 72%. Namun baru tercapai 46%. Menurutnya, ada beberapa faktor yang menjadi kendala. Diantaranya, aplikasi e-Movev melalui e-monev.blitarkota.go.id belum terintegrasi dengan aplikasi keuangan SIPKD sehingga data belum tersaji secara realtime.
Selain itu, rencana umum pengadaan barang maupun jasa disusun belum tepat waktu, sasaran dan target. Untuk itu, pihaknya meminta seluruh OPD mengendalikan kegiatan secara optimal, pemanfaatan aplikasi e-Monev juga harus ditingkatkan, serta mengevaluasi pelaksanaan kegiatan dan anggaran. Targetnya, realisasi APBD 2021 hingga tribulan 4 berjalan lancar, sehingga tidak meninggalkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) yang tinggi.
“Monev APBD 2021 ini bertujuan untuk menyatukan langkah strategi percepatan realisasi APBD 2021 guna menstimulus pertumbuhan ekonomi di daerah” jelas Santoso.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Kepala BPKAD, Kepala BAPPEDA, dan Plt. Kepala Inspektorat Kota Blitar. (Fan)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023