Bitar Kota - Pasien positif Corona pertama di Kota Blitar dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang dari RSUD Mardi Waluyo. Demikian disampaikan Herya Putra, Wadir Bidang Pelayanan RSUD Mardi Waluyo, saat dikonfirmasi melalui Whatsapp, Minggu (05/04/2020).
Herya mengatakan, pasien dibolehkan pulang atas pertimbangan beberapa hal. Diantaranya, yang bersangkutan bebas demam selama 3 hari berturut-turut, dan sudah menjalani isolasi lebih dari 14 hari. Hal itu juga dikuatkan oleh informasi yang diterima pihak rumah sakit dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BBTKL), yang menyatakan hasil swab kedua pasien, negatif Covid-19.
“Berdasarkan koordinasi dengan BBTKL, pasien sudah dinyatakan negative dan boleh pulang ke rumah. Namun tetap harus isolasi mandiri selama 14 hari untuk recovery,” kata Herya.
Sementara itu, pasien atas nama Syaikul Munib-Kasi Penyelanggara Haji, Kemenag Kab. Blitar itu juga sempat menceritakan pengalamannya di Mahardhika FM. Saat dihubungi tim redaksi, Senin 06 April 2020, Munib mengatakan mendapatkan perawatan yang sangat baik di RSUD Mardi Waluyo. Para tenaga medis sangat terbuka dan komunikatif, sehingga pihaknya lebih termotivasi untuk sembuh.
“Keadaan saya Alhamdulillah sehat, dan meski sudah di rumah namun sesuai dengan anjuran dokter saya masih harus menjalani isolasi selama 14 hari di rumah,” jelas Munib.
Menurutnya, menjadi pasien positif Corona merupakan pelajar hidup yang berharga. Oleh karena itu pihaknya berpesan, bagi masyarakat yang berpotensi atau yang sudah terjangkit, bisa terbuka dengan tenaga medis. Karena akan memudahkan tenaga medis dalam mengambil tindakan.
“Saya dan kelurga sudah memikirkan resikonya ketika memutuskan untuk periksa di RSUD Mardi Waluyo. Saya pikir, saya harus melindungi keluarga dan orang-orang disekitar saya. Oleh karena itu, saya berpesan agara masyarakat yang berpotensi tertular terbuka saja dengan tenaga medis, ini bukan aib yang perlu ditutupi,” jelas Munib.
Sementara itu, berdasarkan data situasi perkembangan covid 19 di Kota Blitar per tanggal 5 april 2020 menunjukkan, jumlah OTG sebanyak 13 orang. ODR 653 orang. ODP 133 orang. ODP meninggal 1 orang. PDP 1 orang. PDP sembuh 1 orang. Pasien konfirmasi corona 1 orang, dan pasien konfirmasi sembuh 1 orang. (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023