Blitar Kota - Ruang penyimpanan vaksin Dinas Kesehatan Kota Blitar terbakar pada Kamis (23/05/2020). Akibatnya ratusan vaksin terbakar dan tidak bisa digunakan lagi.
Mohammad Muchlis, Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Blitar mengatakan sudah melapor dampak kebakaran itu ke Pemerintah Kota dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Pihaknya telah membuat draft kerusakan termasuk lemari es untuk penyimpanan vaksin. Muchlis menyebut, kerusakan vaksin mencapai 1.928 dari 11 jenis vaksin yang terbakar, diantaranya vaksin BCG, polio, DPT, MR, Campak, anti difteri serum (ADS) dan influenza.
“Selain itu ada juga pamvlet promosi kesehatan yang terbakar, berapa kardus itu yang terbakar,” jelas Muchlis.
Meski ribuan vaksi terbakar, Muchlis memastikan imunisasi di Kota Blitar tetap berjalan. Menurutnya setiap puskesmas masih memiliki stok vaksin yang masih aman dan bisa digunakan. Pihaknya memprediksi ketersediaan vaksin di puskesmas bisa mencukupi kebutuhan imuniasi Kota Blitar sampai 2 pekan ke depan.
“Di tiga Puskesmas masih ada stok, jadi kebutuhan untuk beberapa waktu ke depan masih aman,” kata Muchlis.
Muchlis mengaku akan tetap berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi untuk menjamin ketersediaan vaksin. Menurutnya Dinas Kesehatan Provinsi selalu pro aktif, sehingga tidak pernah terjadi kelangkaan vaksin selama pandemic Covid-19. (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023