Blitar Kota - Terhitung selama enam bulan, mulai Januari hingga Juni 2019, Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Blitar menerima sebanyak tujuh pengaduan masyarakat. Dengan permasalahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Hal ini disampaikan Joko Nurbatin, anggota divisi penerimaan pengaduan dan penanganan kasus P2TP2A Kota Blitar dikonfirmasi Selasa siang, (9/7). Dari jumlah pengaduan dipusat layanan dibawah Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Blitar ini, satu bulan rata rata ada satu pengaduan yang diterima.
Joko menyebutkan, tujuh kasus hingga pertengahan tahun 2019 ini bervareasi. Kekerasan terhadap perempuan dan anak yang diadukan, semisal pencabulan.
“Dari pengaduan yang diterima, selalu ditangani dulu dengan memecahkan masalah yang terjadi. Semua permasalahan yang disampaikan bisa teratasi,” kata Joko.
Untuk meminimalisir tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak, DP3AP2KB Kota Blitar menyelenggarakan sosialisasi perlindungan perempuan dan anak dimasing masing kecamatan.(Der)
Berita Populer
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023