Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar Said Novandi saat melakukan kunjungan ke Dinas Pendidikan Kota Blitar, Kamis (13/1/2022) mengaku telah meminta agar Dinas Pendidikan memfasilitasi siswa jika ingin menukarkan seragamnya. Sebab, sebagian siswa menerima seragam yang kebesaran dan kekecilan. Pihaknya menyarankan agar pembagian seragam gratis kembali diberikan dalam bentuk kain beserta ongkos jahitnya. Menurut Said, langkah tersebut lebih efektif untuk meminimalisir kekurangan dan ketidak sesuian seragam.
“Ya kita kesini berdasarkan laporan dan kita juga melihat ada yang kurang sesuai, tadi katanya bisa untuk ditukar ya. Kalau untuk tahun ajaran baru kami rekomendasi kembali kain dan ongkos jahit” jelas Said.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar Samsul Hadi mengaku sudah ada perjanjian dengan pihak rekanan. Jika ditemukan seragam yang kurang sesuai akan ditukar. Pihaknya juga meminta agar masing-masing lembaga mendata seragam yang kurang sesuai dengan ukuran agar segera ditukarkan. Disisi lain, pihaknya belum mengetahui pasti berapa total seragam yang kurang sesuai, sebab pembagian masih berlangsung.
“Kalau untuk yang kurang sesuai ini bisa ditukar yaa, sudah ada garansi. Jadi sekarang ini kami masih menunggu laporan dari sekolah karena memang masih berproses” ujar Samsul.
Sementara itu Sobat, pembagian seragam gratis di Kota Blitar telah berlangsung sejak Desember 2021. Dinas Pendidikan berupaya agar proses pembagian bisa selesai dalam waktu dekat. (Fik).
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023