Blitar Kota - Hujan deras akhir-akhir ini meningkatkan debit air kali lahar yang melintasi Kota Blitar. Kondisi ini harus diwaspadai karena arus deras berpotensi merusak talud dan menggerus tanah di bibir kali.
Supriadi S.STP, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Daerah Bakesbangpol dan PBD Kota Blitar mengatakan, ada dua faktor yang harus di perhatikan warga di musim hujan kali ini. Pertama, hujan lokal yang turun saat ini sangat ekstrim, sehingga menghasilkan air dalam jumlah besar. Kedua, pasca musim kemarau panjang, kondisi tanah di sepanjang bibir sungai kering, jika terkikis air berpotensi terjadi longsor. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya menyarankan warga siaga danrutin memeriksa kondisi kali lahar.
Pihaknya secara langsung sudah mengingatkan warga di Kelurahan Ngadirejo, Kelurahan Tanggung, Kelurahan Bendo, Kelurahan Kepanjenlor, Kelurahan Kauman, Kelurahan Pakunden dan Kelurahan Sukorejo,agar segera berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan PBD saat hujan berlangsung, sehingga kesiapsiagaan dan antisipasi bisa dimaksimalkan. Terutama bagi warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai lahar.
“Ada beberapa kejadian kecil yang kita tangani, jadi mulai saat ini warga harus waspada, termasuk gotong royong dengan tagana agar tidak terjadi longsor,” Ujar Supriadi saat ditemui di kantornya, Jumat (03/01/2020) siang
Mengacu pada perkembangan perkiraan cuaca dari BMKG Juanda Surabaya, hujan lokal masih akan turun di Kota Blitar tetapi dengan intensitas sedang rendah, dan tidak berpotensi bencana.(Yud)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023