BERITA

Lokasi Penemuan Arca Kepala Kala di Gedog Diduga Komplek Bangunan Candi, Masa Kerajaan Majapahit

Admin Kota 10 Sep 2019 1x Share
img-berita

Blitar Kota - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim, menyurvei lokasi penemuan arca kepala kala di Gedog, Kecamatan Sananwetan, (04/09/2019). Didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar dan Kecamatan Sananwetan.

Arkeolog BPCB Jatim, Wicaksono Dwi Nugroho mengatakan, terdapat 7 titik yang didata oleh tim. Temuannya terdiri dari arca kala, batu andesit, dan batu bata yang terstruktur seperti pondasi. Berdasarkan hasil pengecekan, batu bata tersebut memiliki panjang 32-33 cm, lebar 21-23 cm, serta ketebalan 5-7cm. Pihaknya mengindikasi, lokasi temuan tersebut  dulunya adalah komplek percandian yang cukup besar. Bangunan candi diperkirakan roboh, akibat letusan gunung kelud.

“Jika dilihat dari bentuk dan ukuran batu, kompleks percandian itu dibangun pada masa Kerajaan Majapahit ya. Ukurannya sendiri juga cukup luas, seperti yang diceritakan warga setempat kalau dulu disini pernah berdiri Candi Gedog, namun runtuh akibat letusan gunung kelud,” kata Wicaksono.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Tri Iman Prasetyono menyampaikan terimakasih untuk BPCB, karena memberikan respon cepat atas laporan penemuan arca kala di Gedog. Tri Iman menyebut, masih menunggu hasil akhir dari pemeriksaan BPCB. Jika harus di ekskavasi atau digali, Tri Iman mengaku siap mengkoordinasikan dengan warga setempat, camat, dan pimpinan daerah.

“Kita masih menunggu hasil akhir ya, apakah sama dengan yang diasumsikan. Jika iya, nanti kita akan koordinasikan dengan warga dan pimpinan karena lokasinya ini ada tanah warga,” jelas Tri Iman.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Minggu (01/09/2019), ditemukan arca kepala kala di area persawahan Gedog, RT 02 RW 08, Kecamatan Sananwetan. (Kir)

© Copyright 2023 Pemerintah Kota Blitar. All Rights Reserved