Blitar Kota - Rabu, (26/08/2020) Bertempat di ruangan Integrated System Centre (ISC) Dinas Kominfo dan Statistik Kota Blitar, Pemerintah Kota Blitar mengikuti video conference bersama Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK). Vidcon ini sekaligus menjadi aksi Nasional Pencegahan Koriupsi (ANPK) di Indoensia yang diikuti oleh seluruh Gubernur dan Bupati serta Walikota. Dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan ditutup oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin, ANPK diharapkan dapat menciptakan pemikiran sekaligus pemahaman anti korupsi di lingkup pemerintahan.
Rudy Wijonarko, Sekretaris Daerah Kota Blitar ditemui usai vidcon menjelaskan, pencegahan korupsi memang sudah menjadi fokus dari Pemerintahan Kota Blitar. Pihaknya menegaskan, untuk mewujudkan wilayah anti korupsi, beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu membangun sistem yang terukur dan efisien. Dengan memantapkan e-planing e budgeting, serta membangun mental birokrasi. Selain itu, Rudy juga mengimbau agar kerjasama terus ditingkatkan baik dilingkungan kerja maupun keluarga guna menciptakan Kota Blitar bebas korupsi.
“Banyak yang bisa kita implementasikan. Yang penting kita perketat sistem ya, agar tidak ada celah untuk pelaku korupsi. Sama sama usaha untuk semuanya, mulai dari e-planning, e-budgeting kita tekankan untuk diperhatikan biar dapat menumbuhkan mental birokrasi sehingga bisa mewujudkan Kota Blitar dan Indonesia bebas korupsi.” kata Rudy.
Rudy berharap, kedepan Kota Blitar akan menjadi wilayah bebas Korupsi sesuai dengan pencanangan zona integritas beberapa bulan lalu. (Fix)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023