Blitar Kota - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Blitar telah menerima Surat Edaran dari Kemenag RI No. 16 Tahun 2021, tentang petunjuk teknis penyelenggaraan malam takbir Idul Adha, pelaksanaan salat idul adha dan kurban tahun 1442 H, di masa PPKM Darurat.
Kasi Bimbingan Masyarakat Islam, Kantor Kemenag Kota Blitar, Purnomo menjelaskan, sesuai SE tersebut, pemerintah melarang adanya takbir keliling, baik berjalan kaki maupun berkendara. Takbiran sepenuhnya dilaksanakan di dalam masjid dengan terbatas. Pelaksanaan takbiran di masjid-musala harus dalam kondisi sehat, dengan suhu badan dibawah 37 derajat, dan hanya diikuti oleh jemaah usia 18-59 tahun. Selain itu, protokol kesehatan yang ketat juga harus tetap diterapkan, dan pelaksanaannya maksimal sampai pukul 22.00 WIB.
Purnomo juga menambahkan, terkait pelaksanaan Salat Idul Adha, daerah yang masuk dalam zona merah atau oranye Covid 19, maka pelaksanaannya ditiadakan. Untuk lebih lanjut, pimpinan daerah akan mengeluarkan SE lanjutan yang mengatur soal teknis pelaksanaan Sholat Idul Adha.
“Karena Kota Blitar masuk assesmen empat, maka pelaksanaan Salat Idul Adha masih dilarang. Akan tetapi jika nantinya sudah menurun dan minimal masuk ke zona kuning, Salat Idul Adha bisa dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” jelas Purnomo saat di konfirmasi via telepon Jumat (09/07/2021).
Purnomo menambahkan, SE dari Kemenag pusat sudah diteruskan ke pengurus masjid dan musala se-Kota Blitar. (Sur)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023