Blitar Kota - Meski pandemi Covid-19 belum berakhir, para pengrajin dan pelaku usaha di Kota Blitar tidak berhenti berinovasi. Tidak terkecuali, pengrajin bathok di Kampung Bathok Tanjungsari yang membuat kursi bambu dengan sentuhan tempurung bathok kelapa.
Salah seorang pengrajin batok di Kampung Bathok, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Ismarofi dikonfirmasi Rabu, (12/1/2022) mengatakan kursi bambu ini menjadi inovasi untuk menarik konsumen, sehingga bisa membangkitkan perekonomian di Kampung Bathok. Ismarofi mengaku inovasi ini terinspirasi dari sesama pengrajin bambu Blitar Raya. Sebab di wilayah tersebut kursi bambu cukup diminati untuk ditempatkan di ruang tamu atau ruang keluarga. Pihaknya ingin menghadirkan produk serupa dengan sentuhan bathok sebagai ciri khas milik Kampung Bathok Kota Blitar.
Ismarofi menjelaskan kerajinannya ini dijual dengan harga Rp. 3,5 juta. Pelanggan akan mendapatkan satu full set kursi dan meja. Pengerjaannya sesuai permintaan dengan waktu sekitar 2 bulan. Terbilang cukup lama, karena membutuhkan beberapa tahapan untuk menghasilkan kursi yang menarik, unik, dan memiliki nilai jual tinggi.
“Inovasi ini terinspirasi dari sesama pengrajin bambu Blitar Raya yang kami kolaborasikan dan akhirnya kami menemukan inovasi tersebut, kerajinan ini lumayan lama untuk pengerjaannya selain proses juga finishingnya membutuhkan waktu juga” tegas Ismarofi.
Selain meja kursi bambu, Ismarofi juga membuat kerajinan bathok lainnya. Seperti tas, gantungan kunci, wadah handsanitizer dan lainnya. Ismarofi mengaku meski belum pulih 100%, namun dalam sehari ia sudah mulai menerima pesanan sekitar 20-an produk. (Fan)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023