Blitar Kota - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Blitar meminta agar seluruh element masyarakat tetap waspada menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Sebab, Covid-19 belum hilang meski konfirmasi kasus terus melandai.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Blitar, Mafrurrochim Hasyim dikonfirmasi Selasa, (9/ 11/ 2021) menjelaskan selama pandemi, IDI Kota Blitar mencatat 2 dokter di Kota Blitar gugur akibat Covid-19. Menurut Hasyim, tingginya angka kasus Covid-19 menjadi penyebab dua dokter ini meninggal Juli lalu. Sedangkan dari 190 dokter yang tergabung di IDI Kota Blitar, 15 diantaranya pernah terkonfirmasi Covid-19.
Hasyim menyebut saat ini kasus Covid-19 di Kota Blitar terus menurun. Bahkan pasien yang dirawat di rumah sakit saat ini dibawah 5 orang. Hal ini sejalan dengan meningkatkanya kesadaran masyarakat dalam menerapkan prokes, seperti menggunakan masker dan ikut mensukseskan vaksinasi.
“Tahun lalu pemakaian masker masih minim. Tapi sekarang masyarakat sudah terbiasa memakai masker, sudah bukan sesuatu yang tabu. Saya rasa edukasi atau pembiasaan yang dilakukan beberapa pihak ini bagus, meski mungkin masih ada beberapa yang juga belum terbiasa,” jelas Hasyim.
Hasyim meminta seluruh elemen baik dari Forkopimda, nakes serta masyarakat Kota Blitar kerjasama meningkatkan prokes Covid-19 dan vaksinasi. Apalagi Pemerintah Pusat telah mewanti-wanti soal ancaman gelombang III pada akhir tahun 2021. (Fik)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023