Blitar Kota- Dinas Kesehatan Kota Blitar terus melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran Tuberculosis (TBC) di Kota Blitar. Salah satunya dengan menggencarkan penemuan kasus dan penanganannya. Demikian disampaikan Dissie Laksmonowati Arlini-Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Dinas Kesehatan Kota Blitar saat ditemui di ruang kerjanya Kamis, 24 Juni 2021.
Dissie menjelaskan, sesuai aturan Kementerian Kesehatan tentang penemuan TBC secara prevalensi, target penemuan terduga TBC di Kota Blitar tahun 2021 sebanyak 3200 kasus. Sedangkan untuk target penemuan kasus TBC sebanyak 504. Diasie menjelaskan Dinas Kesehatan sampai saat ini terus melakukan screening bekerja sama dengan fasilitas kesehatan diseluruh Kota Blitar. Hingga semester awal 202Covid-19, Dissie menyebut terdapat 30 kasus TBC yang tercatat dan tengah mendapat perawatan di Kota Blitar. Meski ditengah pandemi , Dinas Kesehatan tetap melakukan screening penemuan kasus TBC ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Diantarnya dengan mengunjungi Lapas, Pondok Pesantren hingga peningkatan layanan di masing-masing Puskesmas. Dissie mengimbau kepada masyarakat agar segera melakukan pemeriksaan kesehatan jika mengalami keluhan batuk yang tak kunjung sembuh.
“Kita terus melakukan screening yaaa bersama dengan Kader, dan Faskes di Kota Blitar. Salah satunya kita lakukan di Lapas dan Pondok Pesantren. Hasilnya, kita temukan 30 kasus dari target 504 di semester awal 2021 ini yaa.”
Dissie memperkirakan penemuan TBC di Kota Blitar tahun ini menurun. Jika dilihat data tahun 2020, penemuan TBC di Kota Blitar sebanyak 235 kasus dari 504 kasus yang ditargetkan. (fik)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023