Wisma menjelaskan, bumil yang terkonfirmasi Covid-19 ini mayoritas berada di trimester kedua kehamilan. Wisma juga membenarkan, dari jumlah yang ada, 4 diantaranya meninggal dunai. Rincaiannya dua ibu hamil dan dua ibu nifas dari Kelurahan Blitar, Pakunden, Tlumpu dan Turi.
Wisma mengaku hingga kini terus konsen memantau bumil di wilayahnya agar terhindar dari Covid-19. Selain memaksimalkan vaksinasi bumil, pihaknya juga melakukan sweeping bumil untuk memastikan keadaan kesehatannya. Pihaknya juga telah meluncurkan berbagai program pengawasan ibu hamil diantaranya Bu Nya E Sehat (Bumil Nyatet Dewe Kesehatane), pemeriksaan bumil lengkap terpadu, hingga pelaksanaan swab PCR secara berkala.
“Sampai saat ini kematian ibu ada empat orang, semuanya terkonfirmasi. Dua orag bumil, dua orang ibu nifas. Kita berikan banyak layanan untuk bumil, kita harapkan semoga tahun depan ngga ada lagi bumil yang kena Covid-19.” jelas Wisma.
Wisma berharap, melalui berbagai upaya ini, tahun depan tidak ada lagi ibu hamil yang terkonfirmasi atau meninggal karena Covid-19. (fik).
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023