Blitar Kota - Senin (26/07/2021), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar kembali menggelar Sidang Paripurna. Sidang dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan KUA-PPAS tahun 2022 dan Tanggapan Wali Kota atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan KUA-PPAS tahun 2022 ini , dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Blitar, Syahrul Alim dan diikuti pimpinan beserta anggota, serta perwakilan OPD baik hadir langsung maupun melalui virtual.
Ketua DPRD Kota Blitar, Syahrul Alim menjelaskan, ada empat fraksi yang menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan KUA-PPAS tahun 2022. Diantaranya Fraksi PDI Perjuangan, Indonesia Bersatu, Partai Persatuan Pembangunan dan fraksi Partai Kebangkitan Bangsa.
Syahrul mengatakan, pandangan umum fraksi mayoritas menyoroti tentang program kerja yang sudah ada saat ini agar diperbaiki. Selain itu, peningkatan penanggulangan Covid-19 perlu dilakukan Pemkot Blitar. Seperti dibidang kesehatan serta pemulihan ekonomi di Kota Blitar yang perlu penanganan cepat. Syahrul juga menyebutkan bidang pendidikan juga harus diperhatikan karena juga terdampak Covid-19. Pemerintah Kota Blitar diminta untuk segera menyusun langkah dan program yang tepat untuk penanggulangan Covid-19 di tahun 2022.
“KUA-PPAS lebih banyak berfokus pada penanganan pandemi Covid-19, baik dari bidang kesehatan, ekonomi, dan pendidikan yang sangat terdampak. Selain itu, beberapa hal yang menjadi keluhan di masyarakat seperti bantuan sosial yang agak lambat, juga perlu ditekankan supaya segera teratasi,” jelas Syahrul Alim saat ditemui usai sidang.
Sementara itu, Wali Kota Blitar, Drs. H. Santoso M.Pd menjelaskan, pihaknya menerima segala masukan dan rekomendasi dari DPRD Kota Blitar, dan mengupayakan untuk segera menindak lanjuti hasil sidang. Dalam sidang ini Santoso juga menjawab beberapa pandangan umum fraksi , di antaranya dalam Rancangan KUA-PPAS tahun 2022 Pemkot Blitar akan fokus pada penanggulangan Covid-19.
Seluruh aspek menjadi pertimbangan Pemkot Blitar, mulai dari peningkatan serapan anggaran, penggunaan silpa untuk penanggulangan Covid-19, serta pendirian fasilitas olah raga. Bahkan untuk membantu warga di tengah pandemi, Pemkot Blitar juga terus berupaya melakukan percepatan pendistribusian bantuan sosial baik tahun ini maupun tahun yang akan datang.
“Secara umum sudah saya jawab pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan PU Fraksi, seperti yang telah saya sampaikan di sidang Paripurna itu,” jelas Santoso saat ditemui usai sidang.
Santoso juga menambahkan, Pemkot Blitar akan menggunakan anggaran sesuai dengan kebutuhan utamanya untuk percepatan penanganan Covid-19 di Kota Blitar. (Fix)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023