Kota Blitar - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Blitar menggelar Mini Lokakarya Percepatan Penurunan Stunting di Balai Kecamatan Sukorejo, Kamis (08/12/2022). Kegiatan dihadiri Forkopimcam dan diikuti tim pendamping stunting, lurah serta pengurus PKK se-Kecamatan Sukorejo.
Kepala DP3AP2KB Kota Blitar, Mokhamad Sidik mengatakan dalam kegiatan itu, pihaknya meminta agar seluruh stakeholder bersama-sama mengantisipasi stunting di Kecamatan Sukorejo. Mengingat sesuai monitoring yang dilakukan, sejauh ini 30% aspek medis yang menjadi faktor penyebab stunting. Sementara 70% lainnya berasal dari faktor pendukung. Misalnya kebersihan air, lingkungan, konsumsi makanan sehari-hari, hingga penerapan pola hidup yang kurang bersih dan sehat.
Oleh karena itu, Sidik mengundang narasumber dari Puskesmas Sukorejo dan Kantor Urusan Agama (KUA) Sukorejo untuk memberikan arahan dan materi soal antisipasi stunting. Diantaranya memastikan kondisi dan kebutuhan bumil, serta melakukan pencegahan pernikahan dini. Mengingat sebanyak 5% dari angka kelahiran mengalami stunting di Kota Blitar. Nantinya diharapkan seluruh peserta Mini Lokakarya ini bisa melakukan berbagai antisipasi di wilayah masing-masing.
"Stunting sekarang 5% dari angka kelahiran. Kita mencoba mencegah dari hulu, makanya kita libatkan KUA dan Puskesmas, kita undang masyarakat kita berikan materi," jelasnya.
Lebih lanjut Sidik menambahkan, DP3AP2KB rutin menggelar Mini Lokakarya Pencegahan Stunting. Selain di Kecamatan Sukorejo, kegiatan serupa juga sudah digelar di Kecamatan Sananwetan dan Kepanjenkidul. (Fik)
Berita Populer
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023