Blitar Kota - Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kota Blitar melakukan tracing terhadap warga yang baru pulang dari Pondok Pesantren Al Fatah, Temboro, Magetan. Seperti diketahui, Pemprov Jatim menyebut Temboro berpotensi menjadi klaster baru penyebaran Covid-19, setelah ada temuan 43 santri Malaysia yang dinyatakan positif Covid-19 setelah pulang dari Pondok tersebut.
Hakim Sisworo, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar mengatakan, setelah melakukan hasil tracing tim menemukan ada dua warga Kota Blitar dan dua WNA Malaysia dari Ponpes Al Fatah Temboro yang pulang di Kota Blitar. Dua WNA itu diketahui menumpang di rumah temannya di Tanjungsari. Tim gugus tugas sudah mendatangi secara langsung, dan meminta yang bersangkutan untuk melakukan isolasi mandiri. Hal yang sama juga dilakukan terhadap dua warga lainnya yang berasal dari Kecamatan Sananwetan.
“Dua WNA Malaysia itu sudah menjalani rapid test dan menjalani isolasi mandiri di Ponpes Al Fatah, Temboro, Magetan. Hakim mengaku akan terus memantau, sebagai pertimbangan apakah perlu dibawa ke rumah karantina, ataukah tidak,” kata Hakim,
Sementara itu, sampai dengan Kamis 23 April 2020, terdapat 22 warga yang menempati Rumah Singgang. 4 diantaranya merupakan WNI, sementara sisanya merupakan pemudik dan pendatang di Kota Blitar. (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023