Blitar Kota - PPKM Darurat tidak hanya berdampak ditutupnya tempat wisata, namun beberapa kegiatan kesenian di Kota Blitar pun ikut vakum sampai tanggal 20 Juli 2021.
Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono menjelaskan karena Kota Blitar masuk daerah yang menerapkan PPKM Darurat, seluruh kegiatan kesenian secara live atau virtual ditunda. Sebagaimana tertuang dalam Instruksi Wali Kota No. 12 Tahun 2021. Meski tidak menimbulkan kerumunan, namun Tri Iman tidak menampik pelaksanaan kegiatan kesenian melibatkan sejumlah seniman dalam satu lokasi. Pihaknya tidak ingin beresiko dan ikut berkomitmen melaksanakan kebijakan PPKM Darurat.
“Selama PPKM Darurat semua kegiatan ditutup, termasuk kegiatan saya yang virtual” jelas Tri Iman dikonfirmasi via telepon Selasa (06/07/2021).
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan, Wahyudi Dwi Budi Warsono menyampaikan ada beberapa agenda kesenian yang sudah terjadwal dan terpaksa ditunda. Diantaranya Pentas Periodik Virtual untuk Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) yang dijadwalkan tanggal 2 Juli 2021, dan juga pentas keroncong dan pagelaran jaranan yang rencannya dilaksanakan 4 Juli 2021.
“PEPADI terpaksa diundur hingga tgl 20 ketika PPKM Darurat ini berakhir. Kita belum menjadwal ulang, karena masih menunggu pemberitahuan dari pemerintah,” jelas Wahyudi.
Saat disinggung kapan jadwal ulang kegiatan kesenian tersebut, Wahyudi mengaku masih menunggu kebijakan dan instruksi lanjutan dari pimpinan daerah. Jika kondisi sudah stabil, pihaknya segera mengatur jadwal dan berkoordinasi dengan pihak terkait. (Sur)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023