Blitar Kota - Meski berada di Level I dan menerapkan New Normal Life, Pemerintah Kota Blitar tetap menerapkan kebijakan pembatasan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas 50 persen. DPRD Kota Blitar mendukung penuh upaya Dinas Pendidikan ini, sebab dinilai sebagai bentuk antisipai penularan Covid-19 di lembaga sekolah.
Syahrul Alim-Ketua DPRD Kota Blitar dikonfirmasi Kamis, 21 Oktober 2021 menilai meski Kota Blitar menerapkan uji coba New Normal, namun menurutnya tidak semua kebijakan harus dilonggarkan tanpa adanya aturan yang jelas. Syahrul menilai, penambahan jumlah kehadiran siswa membutuhkan persiapan yang maksimal. Sebab, kegiatan belajar mengajar melibatkan siswa yang tergolong rentan penyebaran Covid-19. Syahrul juga mengingatkan agar Dinas Pendidukab meningkatkan pengawasan PTM di jenjang PAUD-SD. Sebab, mereka belum diperkenankan menerima vaksinasi 12+.
“Sebenarnya kalau untuk menambah kuota ini kan banyak yang harus dipersiapkan, dan harus jelas. Kalau sekarang 50 persen, ya nggapapa itu brntuk antisipasi dari kita.”
Sementara itu, Didit Rahman Hidayat, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Blitar mengaku belum dapat menambah kehadiran jumlah siswa. Menurutnya, saat ini lembaga sekolah tetap menerapkan aturan yang lama dengan memaksimalkan penegakan aturan prokes. Selain itu saat ini lembaga sekolah juga telah memasang barcode Aplikasi PeduliLindungi sebagai skrining awal.
“Kita masih belum ya untuk penerapan penambahan kuotanya, karena ini kita juga masih memantau pelaksanaan prokes. Kita maksimalkan dulu aja aturan yang telah ada sambil nunggu informasi selanjutnya.”
Sementara itu Sobat, PTM di Kota Blitar kembali dimulai secara terbatas September lalu, saat status Kota Blitar berada di Level III. (fik)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023