Blitar Kota - Satu Pasien Dengan Pengawasan (PDP) Kota Blitar telah ditetapkan sebagai pasien positif Corona. Kini Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Kesehatan memperketat pengawasan terhadap keluarga pasien meski pendampingan sudah dilakukan sejak pasien masih berstatus PDP. Demikian disampaikan Mohammad Muchis, Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, saat dikonfirmasi Selasa, (31/03/2020).
Muchlis mengatakan, sejak awal sudah melakukan pendampingan terhadap keluarga pasien melalui petugas kesehatan Puskesmas dan kelurahan. Keluarga pasien semula ditetapkan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) namun setelah pasien dinyatakan positif bisa menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP). Meski sampai saat ini masih menunjukkan kondisi sehat namun Muchlis tetap meminta agar keluarga pasien melakukan karantina mandiri selama 14 hari.
Muchlis mengaku, juga menelusuri orang-orang terdekat yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien. Pihaknya, berkoordinasi dengan Kantor Kemenag Kabupaten Blitar, untuk mencari orang-orang yang pernah kontak dengan pasien . Mengingat pasien merupakan pejabat Kemenag Kabupaten ini memiliki riwayat mengikuti pelatihan haji di Asrama Haji Sukolilo-Surabaya. Begitu juga wilayah Kota, Muchlis akan memastikan apakah ada pegawai Kemenag Kota Blitar yang mengikuti pelatihan haji tersebut.
Sementara itu, satu pasien positif Corona asal Kota Blitar saat ini dalam kondisi stabil dan dirawat di RSUD Mardi Waluyo (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023