Blitar Kota - Dinas Kesehatan Kota Blitar melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang melakukan kontak dengan Kepala Kemenag Kota Blitar, yang meninggal dunia di RSUD Ngudi Waluyo, Sabtu (04/04/2020), berstatus PDP. Sampai saat ini, 30 orang masuk dalam data kontak erat dengan pasien.
Didik Jumianto, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Blitar mengatakan usai mendengar kabar meninggalnya Kepala Kemenag Kota Blitar, pihaknya langsung membagi tim untuk melakukan penelusuran. Hasilnya terdapat 17 pegawai Kantor Kemenag Kota Blitar kontak dengan pasien. Satu diantaranya merupakan pegawai yang ikut pelatihan haji di Surabaya bersama Kepala Kemenag. Didik juga mendata delapan orang lainnya, yang merupakan keluarga pasien dan beberapa orang terdekat seperti driver.
“Kita langsung bagi tim untuk menelusuri pegawai di Kemenag Kota Blitar, kemudian keluarga dan orang terdekat di Ponggok, lalu keluarga yang ada di Tanjungsari,” jelas Didik.
Dinas Kesehtan Kota Blitar akan melakukan safe monitoring terhadap orang-orang yang masuk data kontak erat pasien. Menurut Didik sejumlah orang yang masuk data kontak erat, tetap bisa beraktivitas asal mematuhi pedoman pencegahan penyebaran virus Corona, yaitu dengan memakai masker dan menerapkan physical distancing.
Sementara itu, berdasarkan Data Situasi Perkembangan Covid 19 di Kota Blitar per tanggal 5 april 2020 menunjukkan, jumlah OTG sebanyak 13 orang. ODR 653 orang. ODP 133 orang. ODP meninggal 1 orang. PDP 1 orang. PDP sembuh 1 orang. Pasien konfirmasi corona 1 orang, dan pasien konfirmasi sembuh 1 orang. (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023