Kota Blitar - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar menggencarkan sosialisasi antisipasi Hepatitis Akut yang belakangan ini menjangkit di beberapa wilayah di Indonesia. Langkah itu sebagai antisipasi awal jika ada temuan di Kota Blitar, Senin (23/05/2022). Kepala Dinkes Kota Blitar, Dharma Setiawan menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada temuan kasus Hepatitis Akut di Kota Blitar. Sementara di Jawa Timur, hanya ada tiga temuan dengan kategori "Sindrom Jaundice Akut". Tiga temuan ini sudah tercatat di Kemenkes RI, dam masih menunggu hasil laboratoriumnya.
Oleh karena itu, untuk mempertahankan Kota Blitar nihil hepatitis akut, Ia mengaku rutin melakukan sosialisasi di tiga Puskesmas. Sosialisasi ini untuk memberikan informasi terkait ciri-ciri, gejala, perawatan, dan penanganan jika sewaktu-waktu ditemukan kasus serupa di Kota Blitar. Pihaknya meminta agar Puskesmas waspada dengan meningkatkan berbagai program pencegahan. Jika ditemukan anak anak dibawah 16 tahun dengan gejala mual, muntah, diare, hingga mengalami kuning, pihaknya meminta agar Puskesmas segera melapor dan memberikan penanganan yang optimal.
"Kita gencarkan sosialisasi Hepatitis Akut di Kota Blitar, besok di Kecamatan Sananwetan yaa kita undang Puskesmas agar tau bagaimana cirinya, gejalanya, penanganannya, sehingga tak sampai di Kota Blitar. Nanti kalau bisa ya kita sosialisasi ke tempat-tempat lainnya," ungkapnya.
Ia menambahkan sosialisasi hepatitis akut dalam waktu dekat akan digelar di Kecamatan Sananwetan Selasa, 24 Mei 2022. Ia menghimbau setiap orang tua agar tidak panik berlebih serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. (Fix)
Berita Populer
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023