Blitar Kota - Sampai saat ini, HIV menjadi salah satu penyakit yang ditakuti oleh masyarakat lantaran masih belum ditemukan obat untuk mematikan virusnya. Orang Dengan HIV Aids (Odha) dalam perawatannya mengonsumsi obat yang berfungsi untuk menekan perkembang biakkan virus dalam tubuh. Untuk itu, Dinas Kesehatan Kota Blitar mengadakan seminar Kolaborasi Tuberculosis-ARV (TB-ARV) Selasa 28 Juli 2020. Dengan dihadiri narasumber dr. Novita yang menangani HIV di Kota Blitar dari dan dr. David Alvianto yang menangani Tuberculosis.
Dissie Laksmonowati Arlini, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Blitar kepada tim redaksi Mahardhika mengatakan, odha di Kota Blitar hingga pertengahan 2020 ini mencapai angka prevalensi 1,4%, sekitar 70 orang yang melakukan perawatan.
“Iya ini sebagai bentuk kepedulian untuk odha ya, sejauh ini prevalensi kita 1,4 % dengan jumlah total sekitar 70an orang. Semoga bisa menurun ya, wajib banget untuk masyarakat untuk check sedini mungkin biar tahu,” kata Dessie kepada tim redaksi Mahardhika, Selasa (28/07/2020).
Dissie menghimbau agar warga Kota Blitar untuk segera melakukan pengecekan sedini mungkin, agar jika ditemukan kasus reaktif HIV dapat segera ditangani. Mengingat Odha harus mengonsumsi obat seumur hidup. (Fix)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023