Blitar Kota - Beberapa hari terakhir peredaran daging babi banyak ditemukan di pasar tradisional daerah. Di Kota Blitar sampai saat ini tergolong kondusif, belum ada temuan daging oplos, atau daging ayam tiren yang dijual pasaran. Namun demikian, Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan tetap melakukan pengawasan, mencegah adanya daging tidak layak konsumsi dipasaran.
Dewi Masitoh, Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Blitar mengatakan, rutin melakukan pengecekan dan pengambilan sample daging yang ada dijagal sapi, untuk selanjutnya dilakukan uji pemalsuan daging menggunakan teskit. Dewi menyebut, sampai saat ini belum ditemukan adanya jagal daging sapi yang memalsukan atau mengoplos dengan daging babi. Begitu juga dengan rumah potong ayam, sejauh ini masih kondusif.
Dewi mengajurkan bagi masyarakat yang ingin membeli daging, bisa datang ke jagal sapi yang telah bekerjasama dengan Rumah Potong Hewan (RPH) Dimoro. Jaga sapi yang menyembelihkan hewan di RPH, telah ditempeli stiker oleh dinas setempat.
“Kami pastikan hewan yang disembelih di RPH, memenuhi kriteria daging ASUH, Aman, Sehat, Utuh dan Halal. Sebelum hewan disembelih itu sudah diperiksa dulu kesehatannya, lalu kamu ada juru sembelihnya yang bertifikat,” jelas Dewi.
Dewi juga menghimbau agar masyarakat lebih teliti saat membeli daging. Daging ayam ASUH memiliki ciri warna putih kemerahan dan cerah, tidak berbau amis, menyengat dan asam, permukaan daging lembab, dan tidak ada darah atau bekas luka memar. Sementara daging sapi ASUH, memiliki ciri warna merah cerah, tidak berbau amis, menyengat dan asam, bila ditekan daging akan kembali ke bentuk semula, dan memiliki serabut daging yang relatif kasar dibanding daging ayam. (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023