Blitar Kota - Dinas Pendidikan Kota Blitar menunjuk 9 SMP Negeri di Kota Blitar menjadi pilot project penerapan aplikasi peduli lindungi di sekolah ditengah Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas pekan ini.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Samsul Hadi menjelaskan, sesuai aturan Pemerintah pusat, lembaga sekolah wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai skrining awal Covid-19. Menurutnya penerapan aplikasi PeduliLindungi di sekolah untuk mendeteksi guru, siswa maupun tamu yang datang ke sekolah sudah memenuhi persyaratan. Menueut Samsul, seluruh lembaga sekolah naungan Dinas Pendidikan Kota, Dinas Pendidikan Provinsi, maupun Kemenag Kota Blitar nantinya akan menerapkan aplikasi PeduliLindungi. Untuk uji coba, Syamsul menegaskan masih 9 SMP Negeri yang menerapkan scan barcode aplikasi PeduliLindungi. Pihaknya berharap penerapan aplikasi di 9 SMP ini berjalan lancar sehingga dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain.
“Kita menerapkan juga Peduli Lindungi kesemua sekolah sekolah, namun untuk uji coba awal ini kita lakukan pada SMP Negeri dulu sebagai pilot project. Nanti semoga bisa dicontoh sekolah lain.” kata Samsul Hadi, Sabtu, (09/10/2021)
Samsul menambahkan untuk memgoptimalkan aplikasi ini, pihaknya tengah membahas teknis uji coba penerapan aplikasi peduli lindungi bersama Satgas Covid-19 Kota Blitar. (fik).
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023