Blitar Kota - Monitoring dan evaluasi terhadap penyakit HIV dan Infeksi menular tahun 2021 ini dilaksnaakan di Aula Dinas kesehatan Kota Blitar Kamis 17 Februari 2022, sekaligus untuk merencanakan kegiatan tahun 2022. Kegiatan ini dihadiri puluhan undangan dari Puskesmas wilayah serta perwakilan seluruh Rumah Sakit di Kota Blitar.
Trianang Prasetyawan Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan menjelaskan, kegiatan ini merujuk pada kebijakan nasional Fast Track 90-90-90 yang telah dicanangkan Pemerintah ,yaitu ,90 persen ODHA mengetahui statusnya, 90 % ODHA telah diobati penyakitnya dan 90% ODHA telah menurun jumlah virusnya.
Terkait hal itu terjadi peningkatan tes HIV atau pemeriksaan terhadap populasi kunci atau kelompok masyarakat yang rentan terhadap penularan HIV , yaitu Ibu Hamil, Pekerja Seksual, Waria,Pengguna Narkoba dan Penyuka sesama jenis selama 2021.
Trianang menyebut dari Target tes HIV 3366 orang, Dinkes Kota Blitar berhasil melakukan tes HIV kepada 4333 orang yang masuk dalam daftar Populasi Kunci.
Meningkatnya target tes HIV ini dikarenakan meningkatnya jumlah populasi kunci di Kota Blitar. Diantaranya ibu hamil yang menempati jumlah terbanya sebesar 4290 orang, pasien TBC sebanyak 88 orang serta pasien Infeksi menular Seksual dan gejala penyakit seksual sejumlah 34 orang.
“ Tahun 2021 kemarin, populasi Kunci di dominasi oleh Ibu Hamil, yang sudah kita lakukan pemeriksaan jumlahnya 4290,” jelas Trianang
Untuk lebih meningkatkan jangkauan pemeriksaan terhadap populasi kunci , Dinkes akan meningkatkan fungsi Warga Peduli Aids ( WPA ) di amsing - masing kecamatan dan tahun ini telah bekerja sama dengan Yayasan Bambu Nusantara dari Madiun dan Yayasan Mahameru dari Surabaya. Sur
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023